Wednesday, December 28, 2011

leka

kita pandang langit yang sama. laut juga tidak terpisah, maka, kita juga pandang laut yang sama. begitu juga rembulan. begitu juga mentari. apa hati kita juga punya pandangan yang sama :)




  

meski setiap pancaindera mampu menafi
hati takkan pernah bisa halang apa yang melintasi
mahu aku kubur rasa itu dalam dalam
dalam dalam dalam lubuk hati
aku takut.
kerana cuma nafas ini yang ku miliki
nafas yang sedang aku lepaskan
dan nafas akan datang..masih belum tentu
maka ternyata bila aku angan
anganku melampaui ajalku
artinya 
aku terleka.
aku takut.



Friday, December 23, 2011

pelangi


"Life is like a rainbow. You need both the sun and the rain to make its colors appear.”

andai kau pergi
tempoh hari terdengar lagu Andai Kau Pergi dendangan Indigo. lagu ni famous time kecik2 dulu.

"andai kau pergi, andai kau pergi, andai kau pergi...hilanglah arahku"

hmmm...zaman dah maju, GPS kan ada? :P
oh..oh..bukankah ada Dia :) and and..love letters - guidance paling terbaek (serious akhir2 ni rasa macam kalau kena amik paper BM SPM, boleh jadi fail..haha)

puisi
ku tersenyum kepadamu
bukan karena ingin menggodamu
sebab..aku takut..
diriku sendiri akan terbakar dalam godaan itu
jika Allah menuntun kita
pastilah sampai di ujung jalan bersama
semoga...
-Zaenab, Syahadat Cinta- 

accidental smile...? :) oopps~


ps - tidak ada kena mengena dgn yang masih hidup dan sbgnya. cuma rasa puisi itu indah.


came across the article this morning. menarik.

“Chemistry ignites the fire, but character keeps it burning.”

To make a woman feel loved give her the three AAAs:  Attention, Affection, & Appreciation.  To make a man feel loved give him the three RRRs:  Respect, Reassurance, & Relief. (teringat battery AAA)

If someone isn’t God-conscience and doesn’t take themselves into account with God then why should you expect them to fulfill their rights owed to you? (betul betul betul - sila baca dengan nada Upin Ipin :D)

doa makan
jujur menyatakan, penulis pernah merasa baca doa makan ni..macam budak-budak. rasa 'Bismillah' itu lebih simple dan memadai. serious dulu rasa ah seganlah nak angkat tangan baca doa (oh sila jangan tiru aksi ini). but when i come to think of it again...doa makan yang diajar sejak dari tadika itu membawa maksud yang cukup baik - "Ya Allah, berilah keberkatan kepada kami atas rezeki yang telah Engkau kurniakan kepada kami dan peliharakanlah kami dari azab api neraka."

dan meski dulu selalu tinggal doa, 'Bismillah' jugak ter-ponteng kadangkala, masha-Allah, nikmat makanan yang cukup itu masih ada. benarlah seperti banyak yang dikatakan dalam al-Quran, begitu sedikit sekali mereka yang bersyukur (aaa...mahu jadi golongan sedikit itu T.T). imagine kalau dalam malas mengangkat tangan memohon barakahNya dan perlindungan dari azab neraka (nauzubillah min zalik), ar-Razak pun 'malas' mahu beri rezeki lagi? 
ohh, superseriously worst case scenario...0.o

ayat

"Tiada yang kudengar selama aku bermain di kala kecilku;

selain ayat-ayat Al Quran yang dilantun Ibuku. " -Sayyid Qutb-

indah.  

cinta
cinta tak pernah meminta untuk menanti.
ia mengambil kesempatan atau mempersilakan.
ia adalah keberanian atau pengorbanan 
-Jalan Cinta Para Pejuang, Salim A. Fillah- 
-----------------

tempoh hari, disajikan dengan sebuah kisah cinta yang bertemu pengakhiran sebelum bisa bercambah dalam medium yang halal. semua orang pernah buat silap. bak kata Lia, kesilapan itu seperti satu kemestian. bukanlah mesti buat tapi mesti terjadi. kerana...we are human :) kisah tempoh hari itu, sedikit sebanyak mengingatkan penulis bahawa cinta itu datangnya dari ar-Rahman, pemilik cinta hakiki. Dia yang memberi rasa, yang menitiskan rasa cinta dalam hati dan sudah tentu undeniably adalah hakNya mengambil rasa itu kembali dan pasti..pasti Dia paling tahu apa yang terbaik.   pelangi

perasaan penulis sedang seperti pelangi. bermacam warna.    minggu depan study leave. exam habis 13 Januari :D   18:10 


Wednesday, December 14, 2011

bed

ini namanya buah meriam or meriam something. dah lupa pulak namanya.
i. bed. bukan cerita tentang katil.

him: tak mau sudah, balik kawen dengan bedah.
me: i mana boleh kawen dengan bedah, bedah tu perempuan, i perempuan.
him: kalau macam tu, u kawen dengan bed.
me: =.=""""""

i don't think he really wants adik ipar nama Bed.
jumpe Nami semalam. lafaz yang tersimpan - rindu.
(tak, dia tak baca blog aku.............kot) :D


ii. kad atm
few weeks back, hilang kad atm aka kena telan machine atm. kalut. berkejar ke bank. bank dah tutup. esok datang lagi. kena tunggu super lama. dan tak dapat selesai on the spot. the coming week tu kena pergi ambil kad baru.

semalam bila buka purse. ada dua kad warna merah. keduanya kad atm CIMB. satu yang baru, satu yang..... tiba-tiba terasa silly to the power of 100 000 =.="

suka-suka hati je haritu blame machine atm tu telan kad aku. machine atm tu sah sah innocent.


iii. ambulans
bilik aku menghadap jalan raya. almost hari-hari dengan bunyi ambulans.
barangkali itu reminder - apa aku sudah bersyukur bukan aku yang berada dalam ambulans itu?




ps - suka ini :)

Friday, December 9, 2011

temptation

Black Canyon, AEON Jusco, 2011

sedap.
but there's a price to pay.

temptation. nafs.

kalau temptation itu stimulus, it triggers the activation of my autopilot mode.
and that's the worst part.

mencari button reset.
tiada.

usaha tangga kejayaan.
mudah dikata.

------------------------------------------------

Di satu musim sejuk, penangkap ular itu memanjat gunung untuk mencari buruannya. Beliau terjumpa dengan banyak ular yang seperti mati dek cuaca yang sejuk. Ular-ular yang berhibernasi itu ditangkap dengan mudah, dimasukkan ke karung dan dibawa turun ke pasar. Penangkap ular itu mahu menunjukkan kepada orang ramai kepakaran dirinya menangkap pelbagai jenis ular.

Semasa tiba di pasar, tatkala mentari yang bersinar dengan sedikit kepanasan haba yang datang, ular-ular yang tadinya beku seakan mati, hidup, liar dan bertempiaran lari meninggalkan penangkap ular dan menimbulkan ketakutan setiap mereka yang berada di situ.

“Demikianlah nafsu kita. Dengan didikan, ia menjadi jinak, lumpuh, malah membeku. Seperti ular itu tadi. Tetapi nantikan nafsu itu terkena sedikit tempias keenakan dosa dan nikmat dunia, bisa sahaja ia menjadi seperti ular berkenaan” nasihat Maulana Jalaluddin al-Rumi.

Sesungguhnya taubat dan kesedaran kita hanya di satu peringkat kehidupan.
 Kita masih berjuang mengejar Husn al-Khatimah.

Bersederhanalah dalam membina harapan.
Agar kecewa dan keluh kesah tidak menjadi bahasa harian.

Banyakkan berdoa, banyakkan berbicara yang positif, banyakkan memberi motivasi.
 Bukan untuk sesiapa, lebih kepada diri sendiri.


(dipetik dari sini)


saat tersedar itu saat paling indah
namun ianya hanya satu permulaan
jalan dihadapan memerlukan diri ini tabah
telah dinyatakan dalam al-Ankabut ayat dua
ya Allah let my love for you transcends everything else

Tuesday, December 6, 2011

pages

Disney World, Florida 2009

even Minn Edina in Chapter 1 took quite a number of pages to reach the back cover of Versus


Saturday, December 3, 2011

baju kurung



put on baju kurung last weekend
and
"kau pakai baju kurung...? mesti orang ingat kau ada kelas ke apa..."

put on baju kurung again today
and
"so formal..."
and
"is it you just came back from an event?"

Sunday, November 27, 2011

smile


had a sleepover at Nami's
stop by home just now, in the afternoon

car stopped. gate opened.
and a figure so familiar came out
with a smile..with a wide smile...
a smile so sweet that my heart melted..

father, i might not do well in my tests
but my love for you never get any less

Saturday, November 26, 2011

don't



again. be good. stay there. don't fall. don't.

the unexpressed

ini bunga, aunty sebelah rumah kasi :)



couldn't find any arrangement of alphabets that could portray what the heart wishes to say


speechless and tearful

crawling back to fitrah

to myself - an abid, a caliph

and to see that me in me prevails

the me the world made me be
(sorry i blame you 'world', it's my fault actually)

....heartbreaking


“To be nobody but yourself in a world that's doing its best to make you somebody else, is to fight the hardest battle you are ever going to fight. Never stop fighting.” (E. E. Cummings)












ya Allah, let my love for you transcends all.

Monday, November 21, 2011

caring


"My wife has been surfing the internet of late  and has been reading quite a lot about dyslexia. Just wanted to let you know."

"Why tell me?"

"Well, I didn't want you to think that we are parents who don't really bother or care about their kids."


"Caring.
It's very important, Mr Awasthi.
It has the power to heal. Like a balm that soothes pain.
The child feels reassured that someone cares for him.
An occasional hug, a loving kiss. Just to show that I really care.
"My child, I love you. If you have any troubles, come to me.  

So what if you slipped, messed up? I'm there for you."
That assurance. Caring.
Isn't that how one would describe caring, Mr Awasthi?



-Taare Zameen Par-

Saturday, November 19, 2011

cinta, mujahadah dan tauhid



speaking of cinta.
chupp! mahu quote sesuatu dari blog seseorang -
"Dakwah adalah cinta. Dan cinta akan meminta semuanya dari dirimu." :)
the interesting part is - cinta akan meminta semuanya dari dirimu. quite true...kan?
people do crazy things for love. love, as they call it. kadang2 rasa love is so underrated these days...hmm..ok that's another thing. regarding, crazy things love could make one do, cukuplah dengar lagu Grenade saja. haha catch a grenade for you, jump in front of a train for you and yadda yadda. extreme gitu. dan bak kata matluhfi, ada perbezaan di antara pengorbanan dan kebodohan. anyway, the point is, cinta punya kuasa (dan sudah tentu yang maha memiliki segala sesuatu dan yang maha kuasa...cuma satu..Dia <3) back to the power of love, it can make people do extraordinary things. things people never thought they would and/or could do. yang susah boleh jadi mudah. yang pahit boleh jadi manis and it's interesting to see/watch/feel how love brought up the best in us.
and as we often dengar - love conquers all. 

speaking of mujahadah.
bak quotation yang selalu kita encounter - mujahadah itu pahit kerana syurga itu manis. dan mujahadah ni forever terkenal dengan kepahitannya. asal sebut mujahadah, mesti terlintas pahit, payah, susah et cetera. kalau mujahadah ni diumpamakan sebuah movie, confirm masuk genre horror. tapi...rasanya genre horror tak cukup lagi sebab ramai yang mampu tengok citer horror tapi when it comes to mujahadah, rasa tak mampu. *lari pergi tengok diri kat cermin* hmmm... persepsi bahawa mujahadah itu payah...ok memang tak mudah sebab Rasulullah s.a.w. pun pernah bersabda - Syurga dipagari dengan kepayahan manakala neraka dipagari dengan keseronokan. (Muslim & Tirmizi). anyway, persepsi bahawa mujahadah itu payah membuatkan ianya terasa payah. sudahlah payah, di-encourage pulak tu. bukan setakat di-encourage, many things require mujahadah. payah ni.... but actually kan, kalau refer surah al-Balad dalam love letters compilation, from my point of view,antara message yang disampaikan tu something like - It's not gonna be easy but it'll be worth it. And that is His promise :)

speaking of tauhid.
wikipedia kata, in brief - Tauhid menurut bahasa ertinya mengetahui dengan sebenarnya Allah itu Ada lagi Esa. Menurut istilah, tauhid ialah satu ilmu yang membentangkan tentang wujudullah (adanya Allah) dengan sifat2-Nya. boleh dikatakan, tauhid ni...part of it is macam getting to know Him. and perihal tentang ilmu tauhid banyak di-mention dalam surah makkiyah, meaning surah yang diturunkan di Makkah. kalau tengok balik history, Islam pada mulanya diturunkan di Makkah. dan masa tu, Allah turunkan ayat-ayat yang much about sort of mengenalkan diriNya. dan masa tu kalau tengok balik history, para sahabat...kuatnya cinta mereka pada Allah. Abu Bakar as-Siddiq contohnya, seperti dalam hadis yang penulis tak ingat exactly macam mana, ada di-mention bahawa jika ditimbang imannya dengan iman seluruh penduduk bumi, tidak terbanding. (correct me if I'm wrong) awesome kan Abu Bakar as-Siddiq. And there's one more story, masa pergi majlis iftar bersama muallaf haritu, one of the muallaf cerita pengalamannya jatuh cinta dengan islam which is melalui surah al-Ikhlas, surah dimana Allah s.w.t. sort of memperkenalkan tentangNya.

Katakanlah (Muhammad), Dialah Allah yang Maha Esa. Allah tempat meminta segala sesuatu (al-Ikhlas 1-2)

cinta bermula dengan perkenalan. tak kenal maka tak cinta. 
perkenalan itu tauhid. yang membawa kepada cinta. dan nature cinta, ianya memampukan pencinta untuk willing melakukan hampir apa saja. instead of memandang pada mujahadah, mungkin belajar mencintai lebih indah dan dengan mencintai, secara tidak langsung mujahadah datang sekali :)

mujahadah dan mencintai
pahit mujahadah yang datang bersama rasa cinta itu somehow boleh jadi tolerable, insha-Allah.
kerana cinta itu indah.


macam strawberry celup coklat. 
masam yang datang dengan manis itu somehow tolerable.
kerana overallnya sedap.


“Sedangkan Tuhan kamu ialah Tuhan Yang Maha Esa, tidak ada Tuhan melainkan Dia Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang” (2:163)

Sunday, November 13, 2011

hellogoodbye

goodbye naproxen
goodbye mefenamic acid

hello mixture magnesium trisilicate
hello ranitidine

Saturday, November 12, 2011

selalu ada






tanya sama pokok
apa sebab goyang
jawab angin yang goncang
terbang burung terbang
patah sayap diduga
seandainya rebah
Kau masih ada

dan selalu ada.


"...maka jangan katakan pada Allah
 aku punya masalah tetapi
katakan pada masalah
aku punya Allah yang Maha Segalanya."
-Saidina Ali b. Abi Talib-

muslim






merah jingga kuning hijau biru indigo ungu
warna warna pelangi yang kita manusia ketahui
yang sejak lama dulu dipancar oleh sang matahari
namun hujanlah yang zahirkan ketujuhnya pada mata
subhanallah. hebat kuasaNya.

"Menjadi muslim adalah menjadi kain putih. Lalu Allah mencelupnya menjadi warna ketegasan, kesejukan, keceriaan, dan cinta; rahmat bagi semesta alam. Aku jadi rindu pada pelangi itu, pelangi yang memancarkan celupan warna Ilahi. Telah tiba saatnya, derai berkilau Islam tak lagi terpisahkan dari pendar menawan seorang muslim. Dan saksikan bahwa aku seorang muslim."

suatu ketika dahulu membaca tentangnya disini
celupan warna Ilahi pada susuk-susuk mukminin yang hebat
"Celupan warna Allah, dan siapakah yang lebih baik celupan warnanya daripada Allah?
Dan hanya kepadaNyalah kami menyembah" 2:138

Salim A. Fillah - Saksikan bahwa Aku Seorang Muslim.


Thursday, November 10, 2011

tagged

Kak Tini...
allow me to violate the terms and conditions :D
i'll just follow rule #3. can ehh... hehe



Rule #3 - Answer the questions the tagger set for you

What languages can you speak?
Malay of courseee.. saya anak Malaysia ^^ English and a lil bit of this and that
 
When did you start blogging?
Refer archive ------------------>
 
3 facts about your room.
it was my sister's. now, jadi my jajahan. it has a blue curtain, sis's fav colour dulu2. and...umm.. what else..it has an attached bathroom :D


What clothes are you wearing right now?
green shirt, brown pants. ok, i feel like a tree =.="""


What do you like to do in your spare time?
it depends....but at the moment I kinda miss reading, writing, cooking, baking and all the Ramadhan activities during my super long (approx 9 month) holiday before continuing my studies.

Any good songs to recommend?
ohhh a lot.... but anyway.. listened to this song few days back and found it kinda soothing to hear and the lyrics are...hmmm :) beautiful...


3 things that cross your mind now
#1 - dear heart, are u ok in there, have you taken your shower. #2 - dear tummy, i know you're hungry, wait a sec, lemme finish this. #3 - dear upcoming quizzes..I..uh..I... =.="


Last person you cried in front of? 
err..me daddy..kowt? hee~

Do you get jealous easily?
in what kind of situation...? about what..? in what sense? in what context?  *running around the bush and jump to the next Q..hehehe*


What do you want at the moment?
i think i say it best when i say nothing at all... allow me to let the thoughts stay in heart & mind.


Describe my blog (the tagger's blog) in three words
cute macam owner-nya ^^ (boleh tak jawab macam ni, cikgu Tini? hehe)



"Kadangkala sesuatu nikmat itu tidak dirasai melainkan setelah merasai lawannya"
lupa pula kata2 siapa, namun rasanya, hidup sedang mengajar diri, enaknya lapang masa

Saturday, October 29, 2011

twenteen


a picture is worth a thousand words.
langkah kaki. lambang hati. jalan retak, berbatu berkerikil.
nothing to do with when, where, how the picture was taken.

tiap kali gambar ini menyapa mata, teringat tentang langkah-langkah sendiri, teringat akan langkah yang pernah diambil, terfikir tentang langkah yang sedang diambil, ter-entah-apa-perkataannya tentang langkah yang akan diambil, teringat bait-bait lagu Nur Malam...

"Hembusan angin bayu pastikan berlalu
Seiring dosa lalu yang membelengguku
Moga semalam jadi pedoman
Dan pengajaran

Langkah kaki kananku
Menyusuri rumah suci
Bermula episod baru
Dalam ketulusan hati

Bila hati menghadap tuhan
Baru kusedar ada kelemahan
Terasa kerdil berbanding Yang Esa
Terharu, terfikir betapa agungnya Tuhan"


28/10/2010 --> 28/10/2011
Satu jangka masa yang menyimpan sejuta cerita :)

Alhamdulillah. mampu melangkah. mampu sampai di mana aku berada. meski bukanlah jauh mana namun bagiku sudah cukup jauh dari posisi lama. masa sudah semakin singkat dan perjalanan masih jauh.
-----------------------------------------------------------------------

Jazakumullah khayr kepada sahabat-sahabat yang mengucapkan, menasihatkan, mengingatkan dan mendoakan penulis pada 'hari mengingati hidup' (as described by cikgu Fadh). insha-Allah, setiap hari adalah hari mengingati hidup.

Ucapan pertama datang dari seorang ukhti. Ukhti yang jauh di mata, jarak merentas garis masa, insha-Allah, dekat di hati.

"Sanah Helwah dear! 19:15. :) tahun ni mungkin tak macam tahun lepas2 (xda prank? jk). tapi diharapnya tahun ni menjanjikan sesuatu yang lebih baik. Insha-Allah. Teruskan berusaha mencari cintaNya. Teruskan istiqamah di jalanNya. Moga husnul khatimah itu milik kita, amin.
Uhibbuki fillah syg!"


ya, kali ni tak ada sebarang 'kehilangan' harta benda ataupun kereta berhias tersorok belakang al-Rafi. namun, tanpa sedar, ketika mata meneliti setiap satu suku kata, terasa seperti air jernih mahu mengalir. masha-Allah. apakah yang lebih indah dari diingatkan kepada Rabb ku, halatuju ku, pada ulang tahun kelahiranku di dunia yang sementara. apakah yang lebih indah dari manisnya ukhuwwah fillah. saat itu, terdetik dalam hati, apalah sangat erti manifestasi cinta manusia yang berpaksikan dunia berlandaskan sebuah perhubungan yang jelas larangannya, yang sebelum ini bisa membuatkan hati berbunga-bunga indah. dan akhirnya, itulah yang ditangisi, itu...itu yang membawa qalbi jauh dari Ilahi.


"Hidup tenang diperoleh jika senantiasa bersama Allah dan Allah hanya akan menyertai orang yang senantiasa membersihkan hatinya"

pesan mama :) alhamdulillah, rencanaNya mengatur pertemuan dengan insan yang kini penulis panggil dengan gelaran 'mama'. the advice was copied from a small cute self-made card by mama. kad kecil yang besar makna. cukup dapat membawa fikiran mengimbau kenangan lama bersama my own mama yang selalu..selalu hadiahkan birthday card berserta ayat-ayat indah dan nasihat buat puteri bongsunya. my mama, yang selama hayatnya, aku meragui kesolehahanku sebagai anaknya. dalam meningkat dewasa, surprisingly banyak perkara yang dahulunya samar menjadi jelas, yang dahulunya kabur menjadi terang, betapa ketidakdewasaan dahulu menjadikan aku aku yang dahulu. dan pada saat ini, masih banyak lagi yang perlu dipelajari. meski kini tak mampu membahagiakannya dengan kudrat yang ada, harap hati mampu tulus berdoa dan harap tulus doa itu mampu membahagiakan mama di sana.


"Be better than the past"

pesanan seorang sahabat lagi. insha-Allah. insha-Allah. diri juga mengharap begitu. kata orang, tiada mustahil terjatuh meski di jalan yang lurus, maka haruslah berhati-hati. mengamati kata itu, rasa takut seumpama menyelinap masuk dalam hati. andai terjatuh ku harap calar sudahlah. usahlah luka parah atau tempang sebelah, khuatir tersenget langkah menuju ke lain arah. teringat pula kata-kata seorang teman - Andai tergelincir kembalilah berlatih walau ia sekadar bertatih. terasa terpujuk rasa takut itu. masha-Allah, tiada satu perkara pun yang terjadi melainkan sudah tertulis di Lauh Mahfuz, meski satu daun gugur, apatah lagi situasi aku mengingati kata-kata itu. subhanallah.
---------------------------------------------------------------

langkah mencari redhaNya,
harapnya terhenti... hanya bila nafas berhenti :)



May Allah guide us all in our langkahs.

Friday, October 28, 2011

touch


00:00

he held my hand

we. we sliced the butter cake.

his hand off mine.

the previous few seconds. priceless.

Friday, October 21, 2011

warkah buat hati

tetaplah disitu..tetaplah

Dearest Heart,

You are closer to me than my own two sides, a Divinely apportioned piece of my very existence, sometimes dark and sometimes alight. You’re with me everywhere I go, a fixed companion, running so deep that sometimes I don’t know where you end and I begin. You can be a seat of spiritual happiness for the one who possesses you; brimming with a light no other vessel can contain, seeing beyond seeing.

And at other times – and in truth, that’s most of the time with me, dear Heart – you can be the very opposite. At those times, you are the hardest company for me to keep.

Bit by bit it started, all by my own doing: weaknesses and heedlessness, blind indulgence and conscious ignorance; brazenly sinning while turning a blind eye to the spiritual illnesses developing within. One sin after another I committed, until you became almost unrecognizable beneath the layers of darkness building up inside. And I kept committing sins even when the pleasure was gone, just because the habit was so deeply fixed. Even when the sweetness became bitter, and the initial charm of the deeds I was committing became stale and repugnant, I continued, seeking to dull the ever-growing pain inside without too much introspection. “A cup I drank to taste its pleasure, and then another to chase its pain.”

I filled you with all manners of worldly things, but the aching and emptiness would not abate. Somehow, I deluded myself into thinking that the wounds would heal by these methods, and that the inner damage – self-inflicted – would somehow come to be repaired on its own. And I forced myself not to care. I lost something so precious when I lost you, dear Heart, beneath the darkness of sins and the choking hold of worldly attachments. I was a tightly closed shell whose pearl had somehow slipped away.

I found myself with pain running so deep, habits so ingrained, a path so steep before me… And heart-less, in the truest meaning of that word. It was hard for me to see a way to turn back. But it’s there: I’ve found it, and it’s time.

Dearest Heart,

I’ve come to realize my absolute need for Allah SWT, down to my very core, and to see where I’ve gone wrong. How foolish to think that a spiritual vessel like you would be satisfied with less than His remembrance. You have taught me the truth of my existence: that without connection to Him, without the happiness of knowing Him and being true to Him, one will feel a painful emptiness, a sorrow, that cannot be filled with anything else.

I’m ready to strip away empty promises and convoluted excuses. I want to walk on this path upright, penitent, aware of my faults but constantly seeking a way back to Him. I need you with me dear Heart, and I pray it’s not too late. I’ll try my best to heal your wounds, and scrub away to your polished core, by His permission, through worship, His remembrance, and His aid. The path ahead is not an easy one and I know I’ll make mistakes, but I hope you’ll keep my company as we travel this road, the road of repentance, together. I will do right by you, God-willing, and you in turn, I pray, will help me reach His nearness.

Sincerely,

Me

copied from here. tidak dapat tidak, mahu simpan warkah buat hati ini disini.

------------------------------------------------------------------------

tengahari tadi...seorang ukht bicara tentang 'berubah'...more or less, katanya, bilamana dititiskan dalam hati rasa mahu berubah for the better, berubahlah, teruskanlah. more often than not, bila Allah kurniakan rasa ingin berubah itu, kita respond dengan "Ok, lepas ni la" dan kemudian Allah hadirkan lagi rasa itu, dan kita dengan response yang sama. dan lagi dan lagi. bagaimana kalau Allah tidak titiskan lagi rasa itu dalam hati...ke mana arah tuju nanti... dan keredhaan Allah, kalau dicari, tentu jumpa, pasti..pasti...Allah akan guide hati itu di jalan yang diredhaiNya...

tanpa sedar, apabila bicara tentang 'berubah', sepertinya akan ada air jernih berkumpul di mata...terkenang cerita lama... besar sungguh rahmatNya, hebat sungguh kasihNya... subhanallah...


يا مقلب القلوب ثبت قلبي على طاعتك


Tuesday, October 11, 2011

history

taken at tasik fajar harapan


"saya bangga dengan history saya, because I learned from my mistakes".
(someone, 2011)

Thursday, October 6, 2011

unbearable




One will never be tested with something more than he/she can bear.

2:286

apakah yang lebih benar dari kata-kataNya.

terfikir...

dari suatu sudut....

so, what is "unbearable"? :)



Sunday, October 2, 2011

after a while

my baby jasmine :)

With Age Comes Wisdom

After a while you learn the subtle difference between holding a hand and chaining a soul.

And you learn that love doesn't mean leaning, and company doesn't mean security.

And you begin to learn that kisses aren't contracts, and presents aren't promises.

And you begin to accept your defeats with your head held high and your eyes open, with the grace of a woman, not the grief of a child.

And you learn to build your roads on today, because tomorrow's ground is too uncertain for plans, and futures have a way of falling down in midflight.

After a while you learn that even sunshine burns if you get too much so you plant your own garden, and decorate your own soul, instead of waiting for someone to bring you flowers.

And you learn that you really can endure that you really are strong a
nd you really do have worth and you learn and learn with every goodbye you learn.
-unknown author-

we say experience is the best teacher.
but...isn't everything is preordained according to His order? :)
alhamdulillah for each and every lesson learnt.
the best teacher comes from the Best Provider.
all praise be to Allah swt.

18:10


Friday, September 30, 2011

uncle wong


2nd trip to nursing home. met uncle wong.
cheerful. as always :)

"Uncle..kenapa tak kahwin?"

"Tak ada nasib la. Orang Cina kata bo yen."

----------------------------

"Sudah kawen ka?", ini soalan directed to Syamil.

haha.

"Belum lagi, uncle, muda lagi"

ok lah tu, he's 19.

-------------------------------

"Bila mau kawen?", me pulak kena, 2 times in fact.

"Bila sampai nasib la, uncle" :D

*laughter*


Monday, September 26, 2011

unerasable

source : google


kadangkala angin
menghembus buka
muka surat lama.

kadangkala rasa
mahu koyak saja
mahu buang semua.

biar jadi abu.
biar hilang begitu.

unerasable.
the previous chapter.


but He knows best.
He knows best :)



sedang belajar melakar
mahu indah akhir cerita





Dan orang-orang yang tidak memenuhi seruanNya, sekiranya mereka memiliki semua yang ada di bumi dan (ditambah) sebanyak itu lagi, nescaya mereka akan menebus dirinya dengan itu. 13:18


Saturday, September 17, 2011

keberadaan

Penang Bird Park, 2011

suka. suka keberadaan di rumah. di samping insan-insan tersayang. dapat melepas rindu pada katil, bilik air. bak kata Dorothy dalam The Wizard of Oz, there's no place like home :)

dan keberadaan di tempat baru...banyak yang hendak dicerita.

wisemen say, everyone you meet will teach you something. and as normal human being, banyak perkara pada diri sendiri yang tak dapat dilihat. kalau bicara tentang yang zahir sahaja, mana mungkin dapat melihat leher sendiri, belakang badan, bahkan muka sendiri juga tidak dapat dilihat jika tiada cermin atau apa-apa alat. apatah lagi tentang yang tidak zahir - attitude, misalnya.

"weyh hang toksah nyanyi, satgi hujan turun." - a very common joke. penulis sendiri juga sangat terbiasa dengan joke tersebut sedangkan sebenarnya banyak silapnya. syukran to someone for the advice. first of all, mana tahu hujan akan turun kalau nyanyi dan kalau tidak nyanyi sekalipun? it's under His bidang kuasa. the way the joke goes, when we say it, it is as if mempercayai sebuah nyanyian tak sedap akan menyebabkan hujan turun. macam syirik? macam khurafat? ok, im nobody and not qualified to determine a hukum for it but when explained, it does sounds wrong. kan?

alaa....just kidding mehh, didn't really mean it pun. tapi....

"If you ask them, they declare: "We are only talking idly and joking." Say: "Was it Allah and His ayat (proofs, evidences, verses, lessons, signs, revelation) and His messenger that you were mocking?" Make no excuse; you disbelieved after you had believed. if We pardon some of you, We will punish others amongst you because they were Mujrimun (disbelievers, sinners). 9:65-66

qudwah hasanah, Rasulullah s.a.w. pernah bersabda - Sesungguhnya aku bersenda gurau dan aku tidak mengatakan, selain yang benar. (Riwayat Ibnu Abid-Dun-ya dari Abu Hurairah)

Dan sabda Rasulullah s.a.w. lagi - Celakalah orang yang memperkatakan sesuatu agar orang lain ketawa, lalu dia berdusta. Celakalah untuknya. Celakalah untuknya. (Riwayat at-Tirmizi)

Dan according to riwayat Ahmad pula, sabda Baginda begini - Celakalah seseorang yang berbicara dusta untuk membuat orang tertawa, celakalah ia.

Bagaimana Rasulullah s.a.w. bergurau? This is from hadis riwayat Abu Daud dan at-Tirmizi which I kutip-ed from here and heard about it few times -

Suatu hari, seorang lelaki telah datang kepada Rasulullah S.A.W., meminta tunggangan daripada baginda kerana hendak pulang ke negerinya. Apabila Nabi mendengar permintaan lelaki itu, baginda bersabda: “Sesungguhnya aku akan menunggangkanmu di atas anak unta.” Padahal, pada waktu itu Nabi berkata demikian hanya dengan tujuan untuk bergurau.

Apabila lelaki itu mendengar kata-kata Nabi, dia merasa susah hati kerana memikirkan bagaimana anak unta yang kecil dan lemah boleh ditunggang untuk perjalanan yang jauh. Lalu, lelaki itu berkata, “Apa yang boleh aku buat dengan seekor anak unta? Kalau kamu berikan pada aku, tentulah menjadi beban dan hanya menambahkan kesusahan saja, sebab ia masih kecil dan tidak boleh ditunggang.

Maka Rasulullah S.A.W. berkata, “Adakah yang melahirkan unta itu selain daripada unta betina? Maka itulah yang mahu aku berikan kepadamu iaitu unta besar yang asalnya dilahirkan oleh ibunya.

jika dikaji sirah Baginda, banyak lagi cerita... bergurau juga ada batas dan seninya. the best is to never ever involve Allah, his proofs, evidences, verses, lessons, signs, revelations, power and never ever involve Rasulullah s.a.w. in jokes. and never ever say anything but the truth. how to say the truth, depends on individual's creativity. ya, berkata itu mudah.

astaghfirullah, selama ini penulis bergurau macam mana?
-------------------------------------------------------------

besides that...if we watch movies, dramas, the Malay ones especially (or maybe.. particularly?), "Ya Allah" or "Ya Allah, help me with.../save (a person) from..../award me with.... etc" has always been part of the script. bak kata abang, depa ni buat Allah jadi pelakon tambahan. I once thought it is something biasa, since dari dulu sampai sekarang, tengok tv, dengar skrip macam tu. but bila abang cakap gitu, and when I fikir-fikir balik again, betul jugak, it's like faking a doa, faking a prayer to God. and isn't it when we say "Ya Allah" or "Ya Rabb", we are actually calling God, calling Allah s.w.t., the All-Hearing. how can we make 'the call' part of our jokes?

even policemen don't like panggilan palsu and enforced a law tentang tu.

inikan pula bicara tentang Tuhan.

wallahualam. astaghfirullah.
May Allah swt guide us all.

Tuesday, September 6, 2011

optional

caged beauty. penang bird park, 2011.

rasa sedih nak tinggal blog untuk few days dalam keadaan post yang last ditulis dengan mood yang tak begitu happy. ceria is important :D
-------------------------------------------------------------

so much to say. so little time.

optimism itu indah :)




ps - will edit this, insha-Allah.
-------------------------------------------------------------------

back to blogging. basically, last tuesday was the beginning of something new. life would not be the same again. and it seems like I won't have much time to write here any longer... :( sangat rindu Ramadhan lalu dan apa yang dilalui. rindu rasa itu. rindu masa itu.

suddenly teringat words of wiseman - you don't have time for anything, if you want to do something, you have to make time for it.

dan sebenarnya sudah terlupa most things that I wanted to say in this post at first. mahu bicara tentang betapa sebenarnya semuanya adalah optional kecuali sunnatullah, of course. betapa sebenarnya compulsory itu hanyalah satu perkataan. conscience yang menentukan pilihan dan conscience datang dari 'dalam', jernih keruh dalam menentukan how the conscience is gonna work. mahu bicara sebenarnya 'alhamdulillah ala kulli hal' adalah sangat sangat possible meski untuk benar-benar mempraktikkannya bukan mudah, tapi insha-Allah, insha-Allah, bisa dipermudah.

dan optimism adalah pilihan. melihat dari mana-mana persepsi adalah pilihan. bagaimana sangkaan adalah pilihan. the choice is in our hands. meski ya, tiada mustahil akan terbabas kadangkala namun bukan bermakna tidak perlu bangun semula, kukuhkan pendirian, sucikan hati, kerana bukan natijah yang diperiksa tapi yang dilihat itu usaha :) ya, pesanan untuk diri sendiri. طهر قلبي, ya Allah.

tiada satu daun pun gugur melainkan telah ditulis di lauh mahfuz, apatah lagi peristiwa/hari/situasi yang terjadi. semuanya dengan izinNya, musibah, rahmat, ujian.. dan tiadalah melainkan hanya kebaikan dariNya :)


ps - rindu mahu menulis seperti dulu

Monday, September 5, 2011

pergi

Tropical Spice Garden, 2011

tentang esok. the start of something new. if life were a game, it feels like going to the next stage.
had a conversation with a dear friend. and when she started saying stuffs like - jaga diri, jaga solat, jaga peribadi. semoga ukhuwwah dipanjangkan oleh Dia....dan banyak lagi, suddenly it feels like there's a lump in my throat and dada terasa sebak and entah kenapa ada air jernih yang seperti mahu menitis di pipi. and this reminds me of why do people have to leave each other. T_T

and so...yeah...i might not be able to write as frequent as before. will soon be engaged to my studies :) tak sabarnya nak habis~ hehe

dalam kemeriahan aidilfitri dan dalam kesibukan membuat persiapan untuk 'the next stage', tanpa disangka disajikan dengan suatu pertanyaaan yang tanpa disangkakan membawa kepada suatu pengalaman yang entah bagaimana mahu diperkatakan. mengingatkan diri tentang 'sejarah' dan betapa diri ini banyak salah. for a split second, terasa it shouldn't have happened or I should've said 'no' in the first place considering my state/condition & history and I should've handled things differently. but then when i come to think of it again, Allah swt tidak jadikan apa-apa pun dengan sia-sia. ada hikmah and definitely there is something I should learn from what happened. teringat one line dari tak ingat movie apa - each person you meet has something to teach you :)

part of a poem by an unknown author -

People come into your life for a reason, a season, or a lifetime. When you figure out which it is, you know exactly what to do.






Saturday, September 3, 2011

eid al-fitr

terlalu banyak hendak dicerita. tak tercerita semua. tentang kelmarin, semalam, hari ini, beberapa hari lalu. cerita-cerita indah.

can i just leave the stories untold..unwritten. can i just leave the feelings unexpressed. couldn't find any short and simple words to tell everything, to describe each feelings :)

all in all, eid al-fitr kali ini berbeza. berbeza. masha-Allah. terasa indahnya rahmatNya. indahnya perubahan. indahnya silaturrahim. indahnya ukhuwwah. indahnya kebenaran air dicincang tak akan putus. indahnya memohon maaf dan memberi kemaafan. meski pagi syawal pertama bermula dengan air mata dan sebak di dada kerana pemergian insan yang sudah sekian lama bersama. indah eid al-fitr kali ini berbeza.

kali ini. sendiri menziarahi makam bonda. dalam sunyi pagi. tiada kelibat sebarang manusia di tanah perkuburan, mendapat privacy tanpa diminta. pancaran matahari seakan memberi peluang agar aku bisa duduk lebih lama. ziarah kali ini ditemani rasa yang berbeza. rasa seperti mahu terus menerus di situ, melayan bicara hati. suatu ketika pasti aku juga akan menyusuli mereka. mereka yang sudah pergi. andai bisa bercerita, terlalu banyak yang mahu diceritakan pada mama. ya, babak air mata itu ada. tapi ini bukan drama. akhir cerita, mohon dikabulkan doa.

tentang hari-hari seterusnya. sepertinya masa semakin singkat dan perjalanan masih jauh. mencuba kembali kepada fitrah di setiap langkah...mengharap bimbingan hidayah...

May Allah swt make us
part of al-a'idin & al-fa'izin.
May Allah swt bless us all :)

Tuesday, August 30, 2011

sayu

sayup kedengaran takbir raya...
sayu mendengar ucap takziah...

rasa dalam jiwa, tak bisa diungkap kata...


selepas maghrib, tanda syawal tiba, datuk saudara kembali ke rahmatullah. tiada dijangka, tiada petanda. genap sebulan berpuasa. datuk saudara yang sering beri peluk mesra, peck on the cheek, pat on the back hampir tiap kali berjumpa... dari suatu sudut, beruntung juga beliau, diberi kesempatan melalui sepenuhnya ramadhan penuh barakah sebelum dijemput pergi. namun, tiada kesempatan mohon ampun zahir batin darinya di pagi raya. cuma berkesempatan melihat sekujur tubuh kaku di ruang tamu yang kemudiannya dibawa ke masjid, disolatkan seterusnya diusung ke perkuburan. hanya doa yang mampu dikirimkan.

beberapa hari lepas, menerima berita seorang teman abang kehilangan isteri tercinta setelah terlantar di hospital hampir sebulan. alasan saintifiknya, gara-gara silap doktor semasa pembedahan tidak lama dahulu.

seperti disedarkan betapa singkatnya hidup. betapa ajal itu tiada dijangka. seperti yang berulang kali disebut dalam al-Quran, setiap makhluk itu ada ajalnya dan bila ia tiba, tiada penundaan atau percepatan, meski sesaat. sudah tertulis, hari masa dan bagaimana dalam lauh mahfuz.

terkenang pesanan seorang ukht yang 5 tahun lebih tua semasa saya di tingkatan satu. tiadalah dapat di-recall ayatnya tetapi sepertinya mahu berkata masa muda dan masih kuatlah peluang terbuka luas untuk beramal ibadah dalam mencari redhaNya, bukanlah tiada peluang bila nanti tua cuma keadaannya akan berbeza. entah kenapa, hingga kini masih ingat pesanannya meski ketika itu diri ini tidaklah mengambil pelajaran darinya. rugi.

saat ini milikku. saat kemudiannya milikNya
apa sudah ku lakukan?

tidak dapat nafi.
tidak dapat nafi.
ingat pada mama.
sayu.


Monday, August 29, 2011

eid al-fitr

lepas Maghrib nanti...
bermulalah takbir raya...
datang matahari esok pagi...
bermulalah sambutan meriah...


Ramadhan last year ---> Ramadhan this year. meaningful, I must say.
it's like a journey. it felt like I've walked through a gloomy evening which led me to the darkest night and then there were traces of light and then tadaaa the sun rose, shining so brightly. what an enlightenment! I wish to walk until I found noon and I wish my journey ends there. "Our Lord! Forgive us, our sins, and expiate from us our bad deeds and take to Thyself our souls (in the state of righteousness) along with the righteous." (3:193). feel like crying.

Alhamdulillah, bi iznillah, I managed to get to where I am today, I get to come this far as a muslimah, as a little lady growing into being ummm.... your fair lady? haha. shush qistina, as a little lady growing up lah. yeahh, up up and away! like supergirl (except that I wear decent outfits) growing up into a wonder woman. then a supermak, if I have the chance. supergirl ---> wonder woman ---> supermak. hmm maybe misi this one better sikit - supermuslimah ---> wonder mu'minah ---> super-pembentuk-ummah. aish cewahh, berangan tak sudahh, wahai diri, pergi tengok mir'ah dan muhasabah. hehe people say - dream as if you'll live forever :D ok, qistina, what happens to the sambungan 'live like you're gonna die tomorrow'? erk~

dah jauh deviate. this is supposed to be about eid al-fitr.

Ramadhan, the month full of barakah is saying goodbye. I'm not sure how to describe this Ramadhan but I really hope the tarbiyyah from this great month has a great and long-lasting impact dalam membentuk jiwa se-sempoi, se-cun, se-gempak mungkin so that I, and all of us, insha-Allah, get to arrive to the next Ramadhan 'safely'. or if we were to be 'taken back' before the next Ramadhan, may us all be taken back in the best state of iman, insha-Allah.

last year's Syawal 1st was phewww~ I wish not to mention. I'll be a better daughter, sister, aunt, stepdaughter, cousin etc etc this year, insha-Allah.

watched tv just now and tertengok not-sure-citer-apa but tertarik dengan ayat Wan Maimunah in one scene -

"Penawar seribu penawar, belaian kasih sayang, ubat rindu, tak ada dijual."

this would be the fifth eid without mama. teringat lagu unic, ke makam bonda. dulu kecil-kecil I wonder what it felt like visiting someone's grave on pagi raya sebab some friends citer lepas solat sunat hari raya pergi kubur atuk/nenek. and then bila tengok drama/telemovie raya, banyak scene air mata bila ziarah kubur insan tercinta di pagi raya. and now...I get to experience it myself. I'm not sure how should I feel when I type the previous sentence but....alhamdulillah ala kulli hal. perkara yang pahit itu mungkin kifarah, penghapus dosa. bisa juga jadi tazkirah, agar diri muhasabah. juga boleh jadi tarbiyyah, mengajar diri lebih tabah. ada hikmah disebalik semuanya. mama, I'm trying to be the daughter you wished I had been.

Salam eid mubarak to everybody. Diri ini, dari hujung rambut sampai hujung kaki, menyusun 10 jari tangan, 10 jari kaki, mohon maaf zahir batin andai ada salah silap tersalah kata terkasar bahasa ter-annoy siapa-siapa ter-segala apa yang tak sepatutnya. Segala yang baik dari Dia, yang kureng pasti dari kekurangan diri saya.

Sekian. Wassalam. May Allah swt bless us all. Amin.

Sunday, August 28, 2011

cangkerang



tidak. snail bukan haiwan kegemaranku.
------------------------------------------------------

sekadar pandangan dari suatu sudut....

Take Two *ala-ala macam dalam newspaper The Star*

#1
snail sentiasa bawa cangkerangnya. sudah fitrah..cangkerang itu sebahagian daripada ia. sebagai exoskeleton yang bukan sahaja untuk muscle attachment, juga menjadi tempat berlindung. snail sentiasa bawa ia. sentiasa. dalam terik panas mentari, cangkerang itu melindunginya. dalam takut musuh mendekat, cangkerang itu melindunginya. dalam mengelak kerosakan diri, cangkerang itu melindunginya. ia perlu pada cangkerang. cangkerang tidak mengapa tanpa ia. dan snail sentiasa bawa cangkerangnya. dalam apa keadaan sekalipun. sentiasa.

#2
hakikat manusia adalah hamba pada Yang Maha Esa [51:56]. fitrah bertuhan [30:30] sudah sebahagian daripada manusia. dan Dia bukan sekadar Pencipta manusia [23:12-14], langit dan bumi [7:54], matahari dan bulan [10:5], air [27:68-70], awan dan hujan [13:12, 30:48] dan segalanya untuk dikenali siapa, juga sebaik-baik penjaga [12:64], sebaik-baik pelindung dan sebaik-baik penolong [8:40], sebaik-baik pemberi rezeki [34:39] dan Dia... Maha Kuasa atas segala sesuatu [67:1]. dalam takut pengaruh syaitan, Dialah pelindung [97:98]. dalam takut pada musuh, Dialah pelindung [28:21]. dalam memerlukan sesuatu, Dialah pemberi [28:24]. kita manusia lah yang perlu pada Dia, Dia tidak memerlukan kita [35:15, 312: 132, 14:8].

Maka ingatlah kepadaKu, Aku akan ingat kepadamu; dan bersyukurlah kamu kepadaKu dan janganlah kamu ingkar kepadaKu. 2:152

muhasabah diri: seperti snail yang tak pernah tinggal cangkerangnya, seperti itukah kita 'tak pernah tinggal' Dia?


fakta sains: a snail would die without its shell.

ferry


uncle loh & aunt foon came over yesterday.
raya visit in advance since they wont be able to come during raya.

got my very first duit raya for this year yesterday. yay!
*gaya kanak-kanak milo dapat duit raya, yeah milo, tak minat ribena*

told uncle where and when I'll be going to further my studies and kena sebijik -

"Orang mau naik kapal terbang, dia mau naik ferry~"

*senyum, gelak-gelak*

rupanya isu me declining the offer to continue my degree in aussie masih belum fade.
haha. ok apa naik ferry, RM7 untuk pergi, balik free :D

Saturday, August 27, 2011

Dulce de Leche Pudding & Brownies

Dulce de Leche aka Confiture de Lait
aka Condensed Milk Masak 3 Jam

Ten Minute Dulce de Leche Pudding Recipe


Garnished it with almond slivers & icing sugar & a drop of vanilla essence.
This recipe memang super duper easy buat and cepat siap
and risk of ketidakmenjadian adalah rendah :D

-----------------------------------------------------------------------



well...mine didn't turn out like David Lebovitz's (as in the appearance). unfortunately.
my mixture was a little too thick I think. and my brownie was slightly overcooked.
the recipe says, bake for 35-45 mins. I say, 25-35 mins.
okay.. maybe my oven was a little too hot~ =.="
should've preheated it lambat sikit.
and since, my brownie had an extremely low aesthetic value the moment I took it out from the oven, I decided to garnish it with a drop of DdL & almond flakes :)



I just love Tok punya feedback tentang anything I cook
"Sedap laa dah Tina buat" :D

iftar gathering

5 people. former classmates.
bangkok station - tables fully booked. ayam penyet - fully booked. johnny's - reservations full.

a drink from Paradise...available on Earth. yeah the drinks are great but...hmmm the tagline seems like downgrading drinks in Paradise which are unimaginable and for sure unimaginably a lot more tastier. tak gitu? 0.o (e.g - 76:5-6, 17,21. 2:219, 5:90, 37:45-46)

this 'kopi kasut' that can keep you awake throughout the night.

my iced chocolate :D creamy. tasty. yummy.

the dishes. alhamdulillah, still have the chance to enjoy good food :)


oh and this one..from the other day punya iftar.



time passed.
things changed.
friendship remains.

Friday, August 26, 2011

wordless

wordless friday. tiba2.
melanggar norma.


To reach the top, the first step counts.

Wednesday, August 24, 2011

lambat #3


this would be the last post tentang 'lambat' though it feels like there's a lot to write. some details are just too private. and summarizing is just not my forte, mungkin. macam redundant pulak sampai ada 4 the word 'lambat' dalam archive bulan ogos. sebenarnya geli juga tengok gambar snail. haha. what inspired me to write about 'lambat' was the audible "Lambat macam siput" yang my brother hantar to me yesterday when we were chatting.

ada satu lagi cerita tentang snail. arwah mama ceritakan atau ada dalam buku citer masa kecik, tak dapat recall. ceritanya lebih kurang begini - ada seorang budak tengah tension study. masa dia tengah study, dia nampak di luar jendela, dekat pokok pisang tu, ada snail tengah nak naik pokok pisang tu dan asyik-asyik jatuh. lantas dia fikir macam impossible je snail tu nak naik sampai kat part tinggi2. sambil dia tengok, sambil dia study, sambil tension, dia terlena. bila bangun, dia tengok snail tu tak ada kat area tadi, rupanya snail tu dah sampai atas-atas dah. terus dia terfikir tentang situation dia, kalau dia berusaha secara constant, kalau dia ada perseverance tentu dia pun boleh berjaya.

istiqamah/persevere dalam amalan is very challenging. but it's not a challenge to be accepted or declined. it's a must.

Oleh itu, hendaklah engkau (wahai Muhammad) sentiasa tetap teguh di atas jalan yang betul sebagaimana yang diperintahkan kepadamu (fastaqim kama umirta), dan hendaklah orang-orang yang rujuk kembali kepada kebenaran mengikutmu berbuat demikian; dan janganlah kamu melampaui batas hukum-hukum Allah; sesungguhnya Allah Maha Melihat akan apa yang kamu kerjakan. 11:112

in dunia, more often than not, it is the outcome that is judged instead of the effort. for example, to get an A for a paper in exam, how hard you study, how many nights you sleep late is not part of the marking criteria. imagine kalau istiqamah yang sememangnya susah dinilai dengan neraca dunia, aishh parah. Allah's judgement berbeza dan sudah tentu judgement Dia paling hebat dan precise, He knows everything, He sees everything, everything counts and it's the effort that matters. kata orang, Allah lihat usaha, bukan natijah :) kata-kata tu sangat motivating.

penulis sedang belajar melangkah sambil mengatur langkah dan terus mengatur langkah sambil memperbetulkan langkah. terbabas selalu juga. namun mengharap dapat istiqamah.
penulis mohon teguran jikalau salah.
---------------------------------------------------------------

satu malam. tak ingatlah malam bila. terdetik nak tengok ini kisahku - Wardina Safiyyah di Tonton. mula-mula steady tapi towards the end, when I can relate to her story, relate to how she felt, mata terasa panas dan titis-titis air jernih mula membasahi pipi.

like her...yes, I've changed for the better hingga tiba kepada who I am today. bukanlah baik mana tapi insha-Allah lebih dari semasa ke semasa. I never thought I could do this dulu, I thought detachment dengan what I had dulu adalah near impossible. Mujahadah was painful kerana masih lihat apa yang ditinggalkan itu indah. Tapi bak kata orang, hikmah itu kalau dicari gali manisnya tiada berpenghujung. Alhamdulillah wa syukur lillah, disedarkan olehNya, dipimpinNya kembali ke jalanNya.

"Wahai Tuhan kami! Janganlah Engkau memesongkan hati kami sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan kurniakanlah kepada kami limpah rahmat dari sisiMu; sesungguhnya Engkau jualah Tuhan Yang melimpah-limpah pemberianNya. 3:8

sangat takut kalau jadi macam those yang dinyatakan dalam al-Quran sebagai buta, tuli, pekak terhadap kebenaran. yang kalau orang buat macam mana pun, dia takkan faham. sangat takut kalau jadi orang yang dijadikan terasa indah perbuatannya padahal nanti balasannya azab neraka. sangat takut kalau jadi orang yang so attached to dunia sehingga takde saham untuk akhirat sana. nauzubillah min zalik.

dan dalam her kisah, there's this one part...
she said something yang bila saya dengar, terasa...sebak..
air mata suddenly dengan begitu mudahnya bercucuran turun...

"jadi semestinya... orang yang paling gembira ketika saya berubah tu, ibu saya lah"

mama..